“WOW”, “lumayan nih”

Saya sangat berharap pembangunan gedung di area World Trade Center complex segera selesai. Banyak laki-laki yang bekerja dengan proyek itu dan tinggal di sekitar komplek tersebut membuat saya gerah dan tidak nyaman setiap kali berjalan ke kantor. Seperti misalnya pagi ini, saya berjalan dari kos di jalan komando ke pintu belakang komplek WTC. saya memutuskan berjalan melalui parkiran motor supaya tidak perlu berjalan bersama para lelaki tersebut dan saya merasa lebih aman karena ada satpam gedung di parkiran itu. Namun, tetap saja masih ada juga yang lewat parkiran tersebut. Saya berjalan cepat untuk menghindari berpas-pasan dengan mereka. Tetapi sayangnya mereka berjalan tepat dibelakang saya. Ada 3 orang dan beberapa dari mereka berteriak “WOW”, “lumayan nih”. Saya mendengar itu, merasa sangat jengkel, menghentikan langkah dan berbalik ke mereka dan berteriak “siapa tadi yang neriakin gue??” dan bisa ditebak para laki-laki pengecut itu tidak ada yang mengaku, malah menyalahkan orang yang belakang. Kemudian saya berteriak lagi “jaga ya tu mulut! dasar brengsek! pengecut!” sambil memukul 2 orang dari mereka. Mungkin pukulan saya tidak seberapa, karena setelah saya meninggalkan mereka, mereka masih bisa tertawa cekikikan!