“masih sedih…”

Saya masih sedih dengan kejadian pagi ini. Seperti biasanya, saya jalan kaki ke halte jemputan kantor. Saya memakai seragam pabrik yang sungguh gak ada sexy-sexynya. Masih di gang dekat tempat tinggal saya di Perumnas 2 Bekasi Selatan, yang selama ini saya pikir aman, tiba-tiba ada motor dari belakang dan pengendaranya langsung meremas dada saya. Saya hanya bisa teriak. Mau saya kejar, tapi tidak mungkin karena dia bawa motor. Orang yg mendengar saya teriak juga tidak bisa apa-apa karena dia sudah melaju kencang. Hal ini pernah menimpa kakak saya juga, dan saya sudah menyiapkan diri harus bertindak apa bila hal yang sama menimpa saya. Tapi ternyata tidak semudah itu, yang terjadi adalah saya malah ngeblank, takut, sedih dan cuma bisa teriak. Saya gak habis pikir dengan laki-laki macam itu. Sebegitu inginnya kah memegang dada perempuan sampai harus ke jalan nyari mangsa? Dasar bejat.