Seringkali mendapat pelecehan

Saya seringkali mendapat pelecehan seksual di tempat umum secara verbal mengenai bagian tubuh saya, terutama payudara karena memang ukuran payudara saya yang tergolong besar. Selama ini saya merasa pede saja, hingga orang-orang mulai mengomentarinya. Pada mulanya saya merasa risih dan malu, namun saya berusaha cuek dan tidak menanggapi pelecehan tersebut. Contoh perkataannya, antara lain “Duh susunya tumpe-tumpe ya Mba” ; “Gede banget Mba tetenya”; “Wah mantep tuh!” (Sambil memandang tidak enak ke arah payudara saya); dll. Lama-lama karena sering mengalaminya, saya semakin risih dan timbul keberanian untuk melawan. Ketika ada yang mengomentari bagian tubuh saya tersebut dengan tegas saya akan memarahi mereka, misalnya dengan berkata “Kurang ajar ya!” ; “Diem deh, punya sopan santun ga sih?” ; “Ga pernah diajarin sopan santun ya?” ; “Emang kenapa? Masalah buat lo? Badan-badan juga punya gue. Urusin aja punya lo sendiri!”; dll. Saya sengaja bernada membentak agar mereka merasa malu, orang di sekitar memperhatikan (agar tidak ikut-ikutan melakukan) dan tidak mengulangi perbuatannya kembali. Pernah juga ketika di dalam Commuter Line Jabodetabek jurusan Depok-Sudirman, ada seorang bapak yang memanfaatkan kesempatan saat berdesakan dan meraba payudara saya. Sontak saya pun langsung memukul tangannya, menginjak kakinya dengan penuh amarah, dan berteriak. Saya ingin agar orang-orang lebih perduli terhadap pelecehan seksual dan bertindak sopan kepada sesama maupun lawan jenis.

This post is also available in: Indonesian