New Submission: 6 tahun yg lalu

Kejadian ini sudah cukup lama, sekitar 6 tahunan yang lalu. dulu saya malu buat cerita krn menurut saya ini aib, tp lama2 saya dengan berani cerita tentang ini.

Dulu saya tinggal dengan mama dan papa tiri saya sejak 2004. Selama kami tinggal bersama, hubungan saya dengan papa tiri memang tidak dekat. Hanya sebatas pemberian materi saja tanpa pernah ada nteraksi bapak – anak. Sampai pada bulan juni 2011, saya bertengkar dengan mama saya dan dipukuli, lalu papa tiri saya membela saya dan mama langsung pulang kampung keesokan harinya. Jadilah hanya kami berdua di rumah, krn saya anak tunggal dan kami tidak memiliki pembantu.

Lalu papa tiri saya mengajak saya berlibur ke Macau dan Hongkong berdua, agar kami lebih dekat katanya. Paspor dan uang dipegan semua olehnya, saya tidak diberi uang sepeserpun. Selama 5 hari disana, saya merasa kurang nyaman jika harus sekamar dengan nya. Dan benar, kejadian yang tidak diinginkan terjadi. Papa tiri saya mencoba untuk memperkosa saya tetapi yg paling parah adalah malam terakhir. Saya mencoba untuk tidak tidur saat malam agar saya dapat memastikan ia tidak menyetuh saya. Saya hanya tidur saat di perjalanan. Di malam terakhir, saat kami pulang dari Disneyland dan saya sangat lelah, saya tertidur sebentar dan tiba2 saya merasa ada yg menjilat kuping saya, jari2 saya di jlat dengan penuh nafsu. Saya langsung masuk kamar mandi dan mengunci nya dari dalam dan tidur disana. Saat pagi, ia sangat marah sama saya dan kami bersiap ke bandara untuk kemabli ke Jakarta. Saya tidak dibelikan makanan, sepanjang perjalanan ia mendiamkan saya. Sampai akhirnya kembali ke rumah, saya menunggu saat pagi dan langsung saya mengemas barang2 saya. Saya kabur dari rumah. Saya mencoba lapor ke polisi tetapi jawaban nya krn terjadi di luar Indonesia, maka mereka tidak dapat memproses nya. Harus terjadi kembali di indonesia, baru mereka dapat memprosesnya. Sejak saat itu, saya tidak pernah kembali ke rumah sampai sekarang. Saya menghilang dari keluarga dan teman2 saya. saya berhenti kuliah di semester 6. sayang sekali bukan? tinggal 1 tahun sebelum saya menjadi sarjana tp semuanya hancur karena nafsu bejat ayah tiri. Saya mencoba mencari kerja dan puji Tuhan, selang waktu 2 minggu saya bisa mendapat pekerjaan hingga sekarang saya menjadi supervisor di perusahaan multinasional di Filipina. Saya sudah bertemu keluarga dan teman2 saya tetapi tidak akan pernah sudi melihat kembali laki laki itu.

Sempat trauma beberapa kali saat hanya berdua atau sendiri di kerumunan laki laki. Pernah juga mengalami sexual harrasment di Transjakarta setelah kejadian tersebut, cuma bisa nangis gemeteran dan takut.

This post is also available in: Indonesian