SMP kelas 9

Aku 15 tahun, SMP kelas 9. I have been verbaly harassed dari SD. Bisa dibilang aku punya badan yang “lebih bagus” daripada anak seumuranku.
Sebelumnya kalau ada yang godain, aku anggap angin lalu. Jangan masukin ke hati, I said to myself. But this one, I couldn’t stand this one anymore.

Bangunan di depan kelasku sedang direnovasi. Otomatis tiap hari aku ketemu sama buruh and tukang bangunannya. At first, memang banyak temen aku yang bilang “Ih, tukangnya mesum tau.” Tapi karna aku ga pernah merhatiin buruh-buruh itu, aku ga bisa respon. Jadi setelah itu aku coba perhatiin gerak-gerik mereka. Dan ternyata bener. Tiap ada anak cewe yang duduk-duduk di koridor pasti diliatin. Suatu hari aku nangkep mereka lagi ngeliatin aku and temen-temen, aku cepet-cepet ngeluarin HP buat ngefoto, but suddenly they were not there.

And this one. Karna ada acara sekolah, semua murid dibebaskan dari penggunaan seragam. Aku saat itu pake sweater, rok sekolah, dan kerudung. Berkali-kali mereka terang-terangan godain, catcalled me. Dan mereka kira-kira 5 orang. Setiap aku lewat, digodain. Sampai akhirnya temen aku bilang “Kamu ga mau negur?” Dan saat itu aku spontan ngadep ke mereka “Mas, itu ga sopan.” Mereka ketawa. Aku cepet-cepet ngeluarin HP untuk ngerekam mereka. Dan I clearly remember one of them said “Alah beraninya direkam.” Saat itu aku gemeter. I cried and hugged my mom when I got home, aku ceritain semuanya ke mama. Papa juga khawatir waktu itu, bahkan sempet nyuruh aku untuk ga masuk sekolah dulu. Setelah lega nangis, aku sadar kalo sebenernya aku nangis bukan karna takut sama mereka. I was shocked that I was that brave to confront them. Akhirnya mama ngadu ke pihak sekolah and it was well responded. Aku sharing ke temen-temen yang lain, aku share cerita aku lewat Instagram. Dan satu-persatu ngaku kalo mereka juga diperlakukan sama, but they stayed in silence, entah ga mau atau ga berani speak up. I decided to stand for myself and others, karna aku gamau ada korban lagi.