Tiba-tiba ada motor

Waktu itu aku berjalan dengan teman kos ke warung makan. Kami berjalan di jalan yang kebetulan tidak ada lampunya. Tiba-tiba ada motor yang datang dengan lampu depan yang mati. Dia melewatiku sambil memegang dadaku. Bajuku? Celana longgar, jaket kedodoran, jilbab yang menutupi dada. Tidak terlihat lekuk dada maupun pantat. Aku hanya ingat pelakunya memakai motor jenis bebek, tidak memakai helm dan perawakan preman. Aku menangis sejadinya di sebelah teman kos. Malam itu langsung aku lapor ke ketua RT dan hanya mendapatkan respons “pelakunya bukan orang asli sini, tapi orang pendatang karena orang sini sopan-sopan”.