Di masjid

saat itu tahun 2008, saya masih kelas 5 SD. guru di sekolah memberikan tugas untuk mengisi buku Ramadan (agenda ibadah muslim dan ceramah saat tarawih). saya rutin ke masjid setelah berbuka puasa, salat tarawih, mengisi buku Ramadan dan meminta tanda tangan sang ustadz/penceramah. pakaian yang saya gunakan adalah celana panjang dan kaos berlengan yang menutupi bagian pantat saya. tidak di kerudung, karena biasanya pakai mukena saat pulang/pergi tarawih. saat itu saya sedang tidak memakai mukena. saya dan segerombolan teman perempuan saya masuk ke section ibadah laki-laki, terdapat banyak anak perempuan dan laki-laki disitu. karena bapak penceramah menunggu untuk memberikan tanda tangan di ruangan itu. setelah usai ditanda tangani, saya keluar ruangan itu menghadap pintu keluar dan tiba-tiba saja seorang bapak memegang pantat saya. benar-benar memegang dan jarinya meremas dengan keras, tentunya sengaja. saya refleks menoleh ke belakang dan mengatakan “ihhhh”. kemudian bapak tersebut berkata “gapapa, cuma dipegang doang..”
saya berjalan keluar masjid tanpa menggubris apapun.
saya sendiri kebingungan dan tidak tahu harus berbuat apa-apa. ada beberapa teman saya yang menjadi saksi dan kami semua tidak tau harus melakukan apa, kami semua cuma anak SD saat itu. saat berjalan pulang ke rumah, saya masih bingung, kesal, marah, dan malu. saya tau bahwa Bapak tersebut adalah juru azan di masjid tersebut dan saya rutin bertemu Bapak tersebut karena saya mengaji sore di masjid itu. hingga saat ini saya belum pernah menceritakan ini pada siapapun termasuk Ibu saya. saya sudah memaafkan Bapak sangean dan bertangan iseng itu.