Saya ingin minta maaf

Saya ingin minta maaf kepada mba demonstran yang terkapar dan perlu diangkut ke ambulan, kalau merasa tubuhnya disentuh secara tidak sopan.

Malam itu (24/9) demonstran dari area DPR yang terluka atau terkapar sedang diurus oleh medis di bundaran semanggi. Saya stand-by di area untuk bantu sebisanya (ini first time saya membantu medis secara spontan).
Tim medis lalu meminta agar salah satu pasien digotong ke ambulan. Pada saat diangkat, karena malam dan gelap sekali, saya tidak menyadari kalau si pasien adalah perempuan. Salah satu yang bantu angkat (seorg lelaki) bilang “itu angkat bokongnya mau jatuh!”
Di saat aku angkat bokongnya baru saya sadar itu perempuan, namun karena tenaga mengangkat sudah ngepas dan situasi darurat karena dikepung polisi, aku tetap angkat sampai ambulan.

Dengan cerita ini saya berharap mba demonstran yang saya gotong tidak sungkan utk bilang kalau merasa sangat tidak nyaman karena kecerobohanku. Situasi bisa kacau, tapi aku tetap harus peka terhadap kenyamanan orang lain.

Saya juga merasa baiknya terutama lelaki bisa mencoba sensitif dan menjaga agar perempuan bisa merasa aman saat demonstrasi dan situasi ramai.