Cara Bikin Chalkwalk

Berikut ini adalah langak-langkah untuk bikin chalkwalk

^^video #gerakbersama chalkwalk oleh Indonesia Feminis! 

 

Chalkwalk adalah cara yang menyenangkan, aman, dan sangat mudah untuk membawa kesadaran terhadap pelecehan di ruang publik. Chalkwalk memungkinkan kamu membuat slogan, kutipan, atau gambar yang dapat ditampilkan di trotoar atau dinding di ruang publik (jalan juga, JIKA jalannya ditutup dari lalu lintas seperti pada CFD). Yang paling asik tentang kegiatan chalkwalk ini adalah kamu bisa melakaukan sendiri, atau dengan beberapa teman, atau dengan kelompok besar! Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan chalkwalk di komunitas kamu:

 

  1. Siapkan bahan yang dibutuhkan untuk chalkwalk. Bahan tersebut adalah: kapur tulis (sebaiknya sidewalk chalk, karena dia lebih besar). Benaran! Itu aja! Kalau mau, bisa membuat stensil untuk dibawa juga.
  2. Pilih lokasi. Sebaiknya tempat yang lumayan ramai dengan banyak pejalan kaki (seperti lokasi CFD). Sebaiknya kamu tiba sebelum ada terlalu banyak orang di jalan supaya kamu tidak benar-benar menghalangi aktivitas mereka, tapi kamu juga ingin banyak orang yang melewati lokasi kamu sambil kamu tulis supaya mereka tertarik untuk bertanya ke kamu tentang apa yang sedang kamu tulis dan mengapa kamu menulisnya (dan pasti ada yang akan berbicara dengan kamu!). Kamu harus sadarilah tentang hukum/peraturan terkait vandalisme di kota kamu. Ada kota yang tidak mengizinkannya dan ada yang mengizinkannya. Jika kamu adalah di kota yang melarang kegiatan seperti tulis pakai kapur di ruang publik, kamu mungkin bisa dapat ijin melakukan chalkwalk di lokasi tertentu atau bisa berbicara dengan pemilik bisnis di dekat tempat kamu untuk dapat ijin tulis di parkiran, dinding, atau trotoar depan tempatnya. Jika kamu ingin melakukannya di lingkungan kamu, kamu dapat meminta izin dari RT atau RW. Dalam pengalaman kami di Jakarta, kami biasanya mengirim surat pemberitahuan acara kepada pihak yang berwenang mengenai chalkwalk kami. Kami (Hollaback! Jakarta) belum ada masalah ijin sejauh ini, dan biasanya yang bertanya tentang legalitas chalkwalk adalah warga/masyarakat biasa, bukan polisi atau otoritas lain  (kalau ada yang nanya begini, kasih tahu aja mereka bahwa kapur ini hilang dangan air, tidak masalah!).17523670_1285998774814749_7118501246145161272_n
  3. Pikirkan slogan menarik yang mau ditulis. Beberapa contoh: “Namaku bukan [sayang / cantik / sst / dll!” “‘Hei, sayang’ itu tak sopan!” “Hapus kekerasan seksual.” “Pelecehan di jalan bukanlah pujian.” “Kami tidak ingin di-catcall!” “Tubuhku otoritasku.” “Setiap orang memiliki hak untuk merasa aman di ruang publik. “” Saya bukan kucing; Jangan bersiul pada saya.”Jadilah kreatif dan dapatkan sesuatu yang singkat dan tepat untuk menarik perhatian orang. Jangan lupa untuk menulis “Hollaback!” dan / atau akun socmed kamu kalau ingin orang tahu siapa yang bikin tulisan/gambar itu! 
  4. Rekrut/kumpulkan tim chalkwalk kamu. Siapa yang akan menyebarkan pesan ini dengan kamu? Mungkin hanya kamu sendiri, dan itu bisa juga! Mungkin itu organisasi atau perusahaan kamu. Mungkin kamu merekrut beberapa teman. Atau mungkin kamu membuat acara di Facebook supaya semua followers kamu tahu bahwa mereka dipersilakan bergabung acara chalkwalk ini! 
  5. Mulai tulis/gambar! Pergi ke lokasi yang dipilih dan mulai menggambar! Kamu bisa, beranilah, sebenarnya tidak ada cara yang salah untuk tulis dengan kapur. Pastikan kamu berada di trotoar/tempat umum dan bukan milik pribadi (kecuali kalau ada ijin)!
  6. Jagalah kapurnya. Serius, inilah tip yang telah kami “learned the hard way” (pelajari dengan cara yang sulit, dari pengalaman sendiri). Perlu ada sukarelawan yang mengendalikan kapur setiap saat, atau ada kemungkinan besar bahwa akan ada orang yang tulis pesan yang tidak terkait dan / atau tidak pantas, dan akhirnya jadi banyak spam di acara chalkwalk kamu. Sebaiknya bahwa botol air untuk membersihkan pesan yang tidak diinginkan.
  7. Ambil foto karya kamu. Kamu akan ingin menunjukkan hasil chalkwalk ke semua teman kamu, Twitter, Instagram, Facebook, Tumblr! Jangan lupa gunakan tagar #chalkwalk dan #hollabackjkt di posting kamu!19366595_1357744597640166_6437698209977943290_n
  8. Libatkan orang-orang yang lewat. Beberapa orang akan mendekati kamu dan ingin bertanya tentang apa yang sedang kamu tulis. Ini bagus sekali. Ini adalah kesempatan untuk menyebarkan pesannya dan membawa kesadaran terhadap pelecehan di ruang publik dan gerakan untuk melawannya. Tanyakan apakah itu pernah terjadi pada mereka, tanyakan apakah mereka ingin bergabung, dan tentu saja, jangan lupa bilang terima kasih untuk telah berhenti dan mengobrol. Orang-orang akan menunjukkan ketertarikan, jadi bersiaplah untuk mengobrol dengan mereka!
  9. Abaikan para pembenci. Anda mungkin akan menemukan bahwa begitu orang (terutama pria) membaca apa yang kamu tulis di jalanan, ada yang mungkin akan memilih untuk melecehkan kamu lebih banyak lagi. Tetap semangat, dan balas dengan cara apa pun terasa tepat untuk kamu. Mereka hanya membuktikan, di ruang publik, mengapa kegiatan yang kamu lakukan sangat penting. Pembenci akan membenci (haters gonna hate!), dan mereka mungkin saja akan pergi tetap memikirkan perilaku yang baru saja mereka lakukan dengan kesadaran yang baru.


Itu dia! Chalkwalk  adalah salah satu cara yang paling gampang untuk gabung dengan gerakan #lawanpelecehan dan #gerakbersama untuk hapus kekerasan seksual. Chalkwalk membutuhkan sedikit perencanaan, tidak perlu ada kemampuan artistik (walaupun itu membantu, jika kamu memilikinya!), dan perlu hanya satu atau dua jam dari waktumu. Ayo, gerak dan HOLLA (bersuara) di komunitasmu
!

**panduan asli ditulis oleh teman2 Hollaback! Boston dan diadaptasi oleh team Hollaback! Jakarta

This post is also available in: English