Merespon terhadap pelecehan

Mau tahu lebih banyak tentang bagaimana merespon pelecehan? Untuk tips merespon pelecehan online, cek HeartMob’s resources dan FAQs. Teruslah membaca tentang tips bagaimana merespon pelecehan di tempat-tempat umum lainnya.

 

infographics_hollaback_revised

Merespon Ketika Kamu Dilecehkan

Sebenarnya, tidak ada benar salahnya tentang bagaimana cara merespon pelecehan, karena itu bukan salahmu. Responmu adalah pilihan dirimu sendiri

Sebelum kami meluncurkan Hollaback!, kami mencoba berbagai strategi untuk menghadapi pelaku pelecehan di jalan secara langsung – kami berteriak kepada mereka, memarahi mereka, memberi mereka pelajaran – tapi itu semua terlihat tidak bekerja. Akhirnya, kami memutuskan bahwa percobaan untuk menjadi “satu perempuan menjadi mesin edukasi untuk pelecehan di jalan”, tidak bisa menyentuh masalah ini sampai ke akarnya. Untuk mengakhiri pelecehan di jalan, kita harus mengubah budaya yang sebelumnya membuat masalah ini dapat diterima. Perubahan budaya dimulai dengan orang-orang yang berani menceritakan pengalaman mereka, dan dengan cerita-cerita tersebut, kami telah menangani kasus ini sejak 2005, untuk menunjukkan mengapa pelecehan di jalan – dan semua pelecehan di tempat-tempat umum – adalah masalah penting.
Menurut National Women’s Law Center, “pelecehan seksual seringnya mempunyai dampak yang serius dan negatif kepada kesehatan fisik dan emosional wanita, dan semakin parah pelecehannya, semakin parah pula reaksinya. Reaksinya termasuk perasaan waswas, depresi, gangguan tidur, kenaikan atau penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, dan sakit kepala. Para peneliti juga menemukan ada keterkaitan antara pelecehan seksual dan Gangguan Stres Pasca-Trauma”.

Penelitian kami menunjukkan bahwa merespon pelecehan mengurangi dampak emosional – tapi bagaimana kamu memberi respon adalah pilihanmu. Kamu dapat memilih untuk merespon langsung pelaku pelecehan, atau dengan mengambil tindakan melawan budaya yang memperbolehkan pelecehan itu terjadi. Kami memiliki beberapa contoh untuk dua cara tersebut dibawah ini.

 

Pertama-tama, apa itu pelecehan?

Menurut The Advocates for Human Rights, pelecehan di jalan adalah – secara sederhana – “kelakuan verbal, non-verbal, fisik, atau visual yang tidak diinginkan dan tidak disukai berdasarkan seks atau sifat seksual yang terjadi dengan maksud, atau mengakibatkan pelanggaran martabat seseorang”.

Contoh pelecehan:
  • Komentar-komentar seksual secara eksplisit, rasis, ableist, transfobia, dan hinaan-hinaan lainnya.
  • Komentar-komentar yang tidak diinginkan tentang penampilan, aksen, seksualitas, dan lain-lain.
  • Lirikan, melakukan gerak-gerik vulgar, memperlihatkan organ intim
  • Menakut-nakuti untuk melepas bagian dari pakaian, contohnya hijab
  • Menyatakan bahwa kamu tidak berhak berada di tempat umum
  • Bersiul, membuat suara ciuman atau (is “menggonggong” the right word for this context??)
  • Mengikutimu atau menghadangmu
  • Menyentuh atau memegang secara seksual
  • Masturbasi publik

 

Jika aku memilih untuk merespon secara langsung kepada pelaku pelecehan, bagaimana cara melakukannya?

Keselamatanmu adalah prioritas utama. Jika kamu merasa aman dan memilih untuk merespon langsung pelaku pelecehan, berikut beberapa pedoman umum untuk membuatmu tetap aman:

    1. Bersikap tegas. Pandang mata mereka dan katakan perbuatan salah mereka dengan suara yang keras dan  jelas. Misalnya, kamu bisa bilang “Jangan lakukan [apa yang mereka lakukan]. Itu pelecehan.” Atau bisa juga “itu tidak benar” atau “jangan bicara seperti itu kepadaku.” Bicaralah apa yang menurutmu wajar. Yang terpenting adalah kamu tidak menyesal terhadap responmu.
    2. Jangan ikut campur. Pelaku pelecehan mungkin mencoba untuk berdebat atau mengabaikanmu dengan percakapan lebih lanjut atau membuat lelucon. Jika kamu ikut campur, itu akan menjadi cekcok, kami tidak merekomendasikan itu. Perhatiannya bisa jadi mendukung perbuatan kasar mereka.
    3. Terus bergerak. Sesudah kamu berbicara kepada mereka, teruslah bergerak. Pelaku pelecehan tidak pantas mendapatkan pertemananmu.

Tidak ada respon terbaik, karena setiap situasi berbeda dan setiap orang pun berbeda. Ini adalah contoh respon-respon dari pembaca blog kami:

  • Ketrampilan bela diri menyelamatkan Caly dari pemerkosaan di El Paso. Sekarang ia membawa semprotan merica kemanapun ia pergi.
  • Ketika seorang pria mencoba untuk merebut handphone dari genggamannya “untuk menaruh nomornya”, C dari Twin Cities mulai berlari. Seorang pekerja bangunan yang baik hati menemaninya berjalan ke rumah.
  • Mengabaikan pelaku pelecehan di jalanan Delhi tidak efektif untuk Saaniya. Saaniya melempar batu ke arahnya setelah ia meminta ciuman.

Penguntitnya hilang setelah Sarah, dari Alberta, sampai ke tempat yang ramai.

 

Apalagi yang bisa saya respon kepada pelaku pelecehan di jalan?

Untuk mengurangi resiko traumamu, banyak cara lain yang sama kuatnya seperti “respon langsung” secara personal, dan juga punya kekuatan untuk mengubah budaya yang membuat pelecehan di jalan sebagai hal yang tidak salah.

Hanya punya lima menit? Ini beberapa ide:

    • Bagikan ceritamu tentang pelecehan di website ini atau melalui aplikasi gratis kami di iPhone dan Android. Setelah kamu menceritakan pengalamanmu, bagikan kepada teman-temanmu melalui media sosial atau email dan minta mereka untuk klik tombol “Aku mendukungmu” untuk menunjukkan dukungan mereka.
    • Buat janji untuk membantu orang lain jika kamu melihat pelecehan. Baca lebih lanjut untuk tahu bagaimana cara membantu dengan aman disini.
    • Ajarkan relasimu bagaimana cara merespon! Tunjukkan halaman ini dan hubungkan teman-temanmu dengan kami. Undang teman Facebookmu untuk menyukai halaman Facebook kami, dan mention kami di Twitter @ihollaback, atau melalui email.
    • Teruskan gerakan ini dengan mendukung kerja kami. Kami sangat terbantu dengan donasimu. Jadilah bagian dari gerakan ini dan beri donasi disini.

Punya lebih banyak waktu?

 

  • Luncurkan Hollaback! Di kotamu. Klik disini untuk lebih detail.
  • Ambil tindakan! Tinjau kembali Holla! Bagaimana-caranya untuk tips melakukan audit dan penelitian keselamatan komunitas, mengadakan pemutaran film dan workshops, dan lain-lain.

Merespon sebagai saksi

Apa yang lebih buruk dari menjadi target pelecehan karena ras, jenis kelamin, agama, ukuran, disabilitas, atau tempat asalmu? Menjadi target ketika dikelilingi oleh orang-orang tidak dikenal yang memilih untuk menjadi saksi pasif. Kami punya sumber untuk menolongmu menjadi seorang saksi efektif dan aktif.

 

post asli dalam bahasa Inggris: https://www.ihollaback.org/responding-to-harassers/